|| 1 Mei: Hari Peringatan Pembebasan Irian Barat & Hari Buruh Sedunia | 2 Mei: Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) | 5 Mei: Hari Lembaga Sosial Desa (LSD) & Hari Bidan Nasional | 11 Mei: Hari POM - TNI | 15 Mei: Hari Korps Resimen Mahadjaya/ Jayakarta (Menwa Jayakarta) | 16 Mei: Hari Wanadri | 17 Mei: Hari Buku Nasional | 19 Mei: Hari Korps Cacat Veteran Indonesia | 20 Mei: Hari Kebangkitan Nasional & Hari Bakti Dokter Indonesia | 21 Mei: Hari Peringatan Reformasi | 23 Mei: Hari Penyu Sedunia | 29 Mei: Hari Keluarga | 30 Mei: Hari Memberi | 31 Mei: Hari Tanpa Tembakau Sedunia ||||||     

RADIO KARIMATA, PAMEKASAN – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Pamekasan meningkat utamanya saat memasuki musim penghujan.

Data dari Dinas Kesehatan Pamekasan menunjukkan diawal tahun 2022 hingga 21 Januari 2022 sudah ada 45 kasus DBD, dari kasus tersebut terdapat 4 orang meninggal yakni 3 anak-anak dan 1 orang dewasa.

“Kalau untuk orang dewasa yang meninggal ini usianya 54 tahun dan karena memiliki penyakit penyerta juga atau komorbid,” jelas Hidayat Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Pamekasan saat On Air di Dinamika Madura Radio Karimata, Sabtu (22/01/2022) pagi.

Hidayat menyampaikan untuk mengantisipasi banyaknya kasus DBD di Kabupaten Pamekasan, pihaknya telah memberikan penyuluhan dan sosialisasi pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan 3M (Menguras,Menutup dan Mengubur).

“Kita sudah mulai melakukan penyuluhan dengan mendatangi wilayah tempat kasus meninggal diwilayah kerja Puskesmas, dan petugas puskesmas memberikan penyuluhan,” tuturnya.

Menurutnya kasus DBD sering kali terjadi pada usia anak-anak. Terlebih dimusim penghujan karena banyak tempat basah dan genangan air yang menjadi media perkembang biakan jentik-jentik nyamuk.

“Untuk menghindari gigitan nyamuk, anak-anak kalau tidur disiang hari bisa memakai obat nyamuk atau pakai selambu,” imbaunya.

Ia menjelaskan bahwa fogging bisa dilakukan biasanya jika sudah ada korban meninggal akibat DBD diwilayah tersebut atau ada 3 kasus DBD dan ketiganya itu berjarak 100-200 meter dalam satu wilayah.

Pihaknya juga menyampaikan gejala DBD yang bisa dilihat dari pasien DBD yakni suhu badan tinggi atau panas selama 3 hari lebih meski telah diberi obat penurun panas.

”Biasanya panasnya tidak turun-turun selama 3 hari, nah itu harus segera bawa ke fasilitas kesehatan seperti ke Puskesmas,”

3M penting untuk dilakukan yakni membersihkan tempat air, menutup tempat air dan mengubur kaleng dan ban bekas yang sudah tidak terpakai supaya tidak menjadi sarang nyamuk penyebab DBD. (Fitri/Mel)

Live Streaming

MITRA USAHA

 

 

 

 

  

 

 

 

 

 

 

 

   

 

 

 

Search

Who's Online

We have 326 guests and no members online

Logo Mitra Kerja

  

 

Alamat

PT. RADIO SWARA KARIMATA

Jl.Raya Panglegur 123 Pamekasan
Tlp. 0324‐333555 / 333999
Fax. 0324‐331432