|| 1 Mei: Hari Peringatan Pembebasan Irian Barat & Hari Buruh Sedunia  | 2 Mei: Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) | 5 Mei: Hari Lembaga Sosial Desa (LSD) & Hari Bidan Nasional | 11 Mei: Hari POM - TNI | 15 Mei: Hari Korps Resimen Mahadjaya/ Jayakarta (Menwa Jayakarta) | 16 Mei: Hari Wanadri | 17 Mei: Hari Buku Nasional | 19 Mei: Hari Korps Cacat Veteran Indonesia | 20 Mei: Hari Kebangkitan Nasional & Hari Bakti Dokter Indonesia | 21 Mei: Hari Peringatan Reformasi | 23 Mei: Hari Penyu Sedunia | 29 Mei: Hari Keluarga | 30 Mei: Hari Memberi | 31 Mei: Hari Tanpa Tembakau Sedunia ||||||     

RADIO KARIMATA, BANGKALAN – Berdasarkan Addendum Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang peniadaan mudik lebaran 1442 H, maka akan dilakukan penyekatan di Jembatan Suramadu.

Kabag Ops Polres Bangkalan, Kompol I Made Widhyana bilang bahwa berdasarkan surat edaran tersebut ada 3 masa peniadaan mudik, yaitu ada pra pengetatan mudik mulai 22 April – 5 Mei 2021, larangan mudik pada tanggal 6 – 17 Mei dan pasca pengetatan mudik mulai tanggal 18-24 Mei 2021.

Pihaknya mengatakan bahwa dalam masa peniadaan mudik lebaran 2021, ada 7 titik pos penyekatan di wilayah Jawa Timur.

“Rata-rata untuk penyekatan di wilayah Jawa Timur yaitu di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur, serta perbatasan Jawa Timur dan Bali seperti di wilayah Banyuwangi,” terangnya saat On Air di Dinamika Madura pada Selasa (04/05/2021).

Sementara di wilayah Madura nantinya juga ada pos penyekatan rayon. Penyekatan akan mulai dilakukan di pintu masuk Jembatan Suramadu saat larangan mudik yaitu tanggal 6 – 17 Mei.

“Penyekatan di titik penyeberangan Suramadu, yaitu di wilayah hukum Polres Bangkalan dan Polres Tanjung Perak juga ada penyekatan nantinya,” tuturnya.

Selain penyekatan di darat, juga akan ada pos penyekatan di wilayah pelabuhan yaitu pos pelabuhan di Kamal, Bangkalan.

Kompol I Made juga menjelaskan bahwa nantinya pertugas kepolisian akan menyekat kendaraan dari luar daerah. Apabila tidak sesuai dengan aturan yang ada, maka akan diputar balikkan ke daerah asalnya.

“Kami akan menyisir kendaraan luar daerah dan akan diperiksa terkait tujuannya dan protokol kesehatan Covid-19 juga, jika tidak sesuai maka akan disuruh putar balik,” tambahnya.

Ia mengatakan bahwa ada pengecualian bagi yang dapat melakukan perjalanan selama larangan mudik sesuai SE dari Satgas Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021.

“Pengecualian itu bagi pelaku perjalanan dinas/bekerja, kunjungan keluarga sakit atau meninggal, atau kepentingan ke rumah sakit, seperti ibu hamil akan melakukan persalinan yang tentunya melampirkan rekomendasi atau surat izin,” tegasnya.

Ada sebanyak 207 personil kepolisian yang akan dikerahkan pada beberapa pos untuk penyekatan mudik. (Fitri/Pnc)

Live Streaming

MITRA USAHA

 

 

 

 

  

 

 

 

 

 

 

 

   

 

 

 

Search

Who's Online

We have 326 guests and one member online

Logo Mitra Kerja

  

 

Alamat

PT. RADIO SWARA KARIMATA

Jl.Raya Panglegur 123 Pamekasan
Tlp. 0324‐333555 / 333999
Fax. 0324‐331432