||||||||||||| | 22 JULI : Hari Kejaksaan | 23 JULI : Hari Anak Nasional  & Hari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) | 29 JULI : Hari Bhakti TNI Angkatan Udara | 31 JULI : Hari Lahir Korps Pelajar Islam Indonesia (PII) Wati  |||||||||||     

RADIO KARIMATA, PAMEKASAN - Puluhan Pengusaha Makanan dan Minuman di Pamekasan mengikuti program peningkatan Pengawasan Mutu dan Keamanan Pangan yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Pamekasan, Kamis (26/04/18) pagi.

Mohammad Nafi’ Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Pamekasan saat On Air di Radio Karimata Dinamika Madura mengatakan bahwa keamanan pangan termasuk mutu gizi didalam makanan, harus menjadi perhatian semua pihak, utamanya pemilik usaha pangan.

Menurutnya, keamanan makanan dari sisi agama sudah dijelaskan di dalam Al-Quran, bahwa makanan yang dikonsumsi itu harus Halalan Toyyiban, baik zat dan sifat makanan tersebut. “ Makanan yang dikonsumsi harus mengandung Halalan Toyyiban, halal pada zat dan sifatnya,” kata Nafi’.

"Kalau dalam agama makanan itu memang harus suci, dan uang yang dibelanjakan harus halal sehingga makanan tersebut tidak menjadi penyakit saat dikonsumsi," paparnya..

Sementara Laily Rahmawati, STP.MMA Anggota Tim Pangan dan Gizi Pemprov Jatim yang juga Dosen Akademi Gizi Surabaya mengatakan bahwa makanan yang dikonsumsi manusia harus aman, bermutu dan bergizi.

Makanan aman itu di lihat dari bentuknya, ada Fisik dan biologis, untuk aman fisik adalah makanan yang tidak benda lain seperti rambut, kerikil, kuku dan debu. Dan aman biologis itu adalah makanan yang bebas dari backteri, jamur, kapang dan virus.

“ Semua makanan yang sudah aman, tentu tidak akan berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia,” jelas Dosen Akademi Gizi Surabaya tersebut.

Lebih lanjut Laily menjelaskan bahwa tidak cukup dengan aman yang diatas tetapi juga harus aman secara kimia ( pestisida, Aditif, borax, formalin, pemanis dan pewarna), termasuk bahan kimia yang muncul dari makanan itu sendiri seperti asam jengkolat dalam jengkol.

Lalu apa dampaknya jika makanan tidak aman?.Backteri ataupun zat kimia dari makanan akan merusak sel tubuh manusia dan tubuh dipenuhi radikal bebas dan tubuh terinfeksi. “ Nah awal dari penyakit yang dirasakan manusia adalah dari factor makanan, setelah tubuh terinfeksi maka akan terus berkembang menggerogoti kekebalan tubuh manusia, hingga akhirnya berujung kematian,” tegas Laily.(Advetorial)     

Live Streaming

MITRA USAHA

 

 

 

 

 

 

  

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Search

Who's Online

We have 55 guests and no members online

Logo Mitra Kerja

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Alamat

PT. RADIO SWARA KARIMATA

Jl.Raya Panglegur 123 Pamekasan
Tlp. 0324‐333555 / 333999
Fax. 0324‐331432