|| 1 Juni: Hari Lahir Pancasila & Hari Anak-anak Sedunia & Hari Susu Nusantara  | 3 Juni: Hari Pasar Modal Indonesia | 5 Juni: Hari Lingkungan Hidup Sedunia | 8 Juni: Hari Laut Sedunia | 10 Juni: Hari Media Sosial | 15 Juni: Hari Demam Berdarah Dengue ASEAN | 17 Juni: Hari Dermaga | 21 Juni: Hari Krida Pertanian | 22 Juni: Hari Ulang Tahun Kota Jakarta (sejak tahun 1527) | 24 Juni: Hari Bidan Nasional | 26 Juni: Hari Anti Narkoba Sedunia | 29 Juni: Hari Keluarga Berencana ||||||||     

RADIO KARIMATA, PAMEKASAN - Peraturan IMEI Gadget atau Tablet mulai diberlakukan oleh Kemeterian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) sejak 18 April 2020. Oleh karena itu masyarakat wajib meregistrasikan IMEI di setiap gadget.

Zainul Arifin, Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan mengatakan latar belakang peraturan registrasi IMEI untuk melindungi konsumen dan industri dalam negeri, serta menjamin hak-hak negara berupa penerimaan atas barang-barang yg masuk ke Indonesia.

“Jadi registrasi IMEI ini untuk handphone yang belum resmi atau bisa dikatakan ilegal saat masuk ke Indonesia,” ujarnya saat on air di Dinamika Madura Radio Karimata, Selasa (22/12/2020) sore.

Ia menegaskan pentingnya masyarakat agar meregistrasi handphone miliknya dan tidak membeli handphone dari Black Market.

“Kalau handphone resmi yang sudah teregistrasi IMEI, otomatias ada kandungan bahan baku lokal sedangkan handphone black market hanya akan menguntungkan industry luar negeri,” tambahnya.

Tesar Pratama, Pemeriksa Bea dan Cukai Ahli Pertama mengajak masyarakat agar meregistrasikan handphone yang berasal dari luar negeri sebelum masuk ke Indonesia.

“Proses registrasi bisa via online di aplikasi Mobile Bea Cukai atau www.beacukai.go.id, dan nanti yang bersangkutan akan memperoleh QR Code untuk di proses di Bandara,” jelasnya.

Apabila memproses di bandara maka setiap penumpang akan mendapatkan potongan maksimal USD 500. Namun, ketika sudah keluar pintu bandara maka harus melakukan registrasi ke kantor Bea Cukai terdekat dari domisili yang bersangkutan, dan diberlakukan kuota maksimal 2 buah handphone yang dapat diregistrasikan.

Ia juga mengatakan bahwa IMEI merupakan identitas dari sebuah handphone, dan proses registrasi hanya cukup dilakukan satu kali.

“Walaupun tidak dipakai dalam kurun waktu yang lama maka IMEI tidak akan hangus,” ungkapnya.

Sementara Walida Utami, Pelaksana Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan mengatakan batas waktu maskimal registrasi IMEI adalah 60 hari pasca kedatangan di bandara.

“Untuk registrasi di kantor bea cukai maka pemohon harus melakukan registrasi secara online terlebih dahulu, dan membawa kelengkapan berkas-berkas yang dibutuhkan seperti paspor dan boarding pass,” ujarnya

Apabila proses registrasi IMEI diwakilkan maka yang bersangkutan harus membawa surat kuasa dari pemilik paspor. (Eki/Ans)

Live Streaming

MITRA USAHA

 

 

 

 

  

 

 

 

 

 

 

 

   

 

 

 

Search

Who's Online

We have 145 guests and no members online

Logo Mitra Kerja

  

 

Alamat

PT. RADIO SWARA KARIMATA

Jl.Raya Panglegur 123 Pamekasan
Tlp. 0324‐333555 / 333999
Fax. 0324‐331432