images/banners/LOGO%20KARIMATA%20NEW%20-%20PUTIH.png#joomlaImage://local-images/banners/LOGO KARIMATA NEW - PUTIH.png?width=7000&height=2500    |    3 Januari : Hari Lahir Kementerian Agama     |    5 Januari : Hari Korps Wanita Angkatan Laut (KOWAL)     |    10 Januari : Hari Tritura & Hari Gerakan Satu Juta Pohon     |    15 Januari : Hari Dharma Samudra     |    25 Januari : Hari Gizi Nasional     |    31 Januari : Hari Lahir Nahdlatul Ulama (NU)    images/banners/LOGO%20KARIMATA%20NEW%20-%20PUTIH.png#joomlaImage://local-images/banners/LOGO KARIMATA NEW - PUTIH.png?width=7000&height=2500

Live Streaming Radio KARIMATA FM

SENANDUNG RINDU (21.00-24.00)

Program Acara

Jam: 21:00:00  -  24:00:00

Minggu, 29 Januari 2023

Ainul Yaqin

Ainul Yaqin

JAKARTA - Ledakan yang terjadi di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, merusak pos polisi di perempatan depan Gedung Sarinah, Kamis (14/1/2016). Tiga orang tampak tergeletak di jalan raya tersebut.

 

Seorang saksi bernama Vicka Kuen mengatakan kepada Kompas TV, dari lantai 8 Gedung Sarinah, ia mendengar ada ledakan yang terjadi pada pukul 10.50 WIB. Ledakan kedua terjadi beberapa menit kemudian.

 

"Pos polisinya hancur, terus kemudian saya lihat ada sekitar tiga orang yang terkena ledakan tersebut," kata Vicka seperti dilansir kompas.com.

 

Saat dihubungi Kompas TV, Vicka mengatakan, ledakan ketiga terdengar. Ia bersama teman-teman sekantornya dilarang keluar gedung

.

Ada tiga orang yang tewas akibat ledakan diduga bom di dekat pos polisi Sarinah, Thamrin, Jakarta. Belum diketahui siapa pelakunya. 

Pantauan di lokasi, Kamis (14/1/2016) ada tiga pria tergeletak di jalan tak jauh dari pos polisi. Belum diketahui siapa pria itu, diduga seorang polisi dan ada juga pelaku.

Darah berceceran di sekitar lokasi. Belum bisa dipastikan jenis bom yang meledak. 

Situasi di sekitar gedung Sarinah di jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat saat ini masih genting. Karyawan di sekitar tidak berani keluar kantor. Mereka hanya melihat-lihat dari jendela kantor. 

Lokasi ledakan di pos polisi yang persis di depan gedung Sarinah saat ini dilokalisir polisi. Warga masyarakat dan wartawan tidak boleh mendekat. "Kami hanya bisa melihat sejauh 200 meter," kata Lia seorang karyawan di dekat gedung Sarinah. 

Sejumlah polisi dengan senjata laras panjang nampak masuk ke gedung Sarinah. Kompleks gedung Sarinah pun disterilisasi. Saat ini sejumlah ambulance sudah membawa korban luka dan meninggal dunia. (dari berbagai sumber)