|| Setiap Hari Senin Pertama Oktober: Hari Habitat | 1 Oktober: Hari Kesaktian Pancasila | 2 Oktober: Hari Batik Nasional | 5 Oktober: Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI) | 10 Oktober: Hari Kesehatan Jiwa | 15 Oktober: Hari Hak Asasi Binatang | 16 Oktober: Hari Parlemen Indonesia & Hari Pangan Sedunia | 22 Oktober: Hari Santri Nasional | 24 Oktober: Hari Dokter Nasional & Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) | 27 Oktober: Hari Listrik Nasional | 28 Oktober: Hari Sumpah Pemuda | 30 Oktober: Hari Keuangan ||||||||     

RADIO KARIMATA, PAMEKASAN – Pemkab Pamekasan akan membangun Warung Milik Rakyat (Wamira Mart) sebagai upaya mengembangkan UMKM warga Pamekasan.

Setelah diresmikan pada Selasa (09/11/2021) lalu, Wamira Mart akan tersebar di 9 titik di Kabupaten Pamekasan. Salah satunya Wamira Mart Centre di Jl. Jokotole Pamekasan.

Abdul Fata, Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pamekasan bilang hal itu merupakan upaya Pemkab Pamekasan dalam mengawal program prioritas dibidang ekonomi dengan membentuk sepuluh ribu wirausaha baru (Sapu Tangan Biru).

Ia mengatakan ada lima skema dalam upaya mensukseskan program Sapu Tangan Biru tersebut yakni dengan mengikut sertakan pendidikan dan pelatihan bagi masyarakat sehingga bisa memiliki keterampilan.

“Yang kedua kami memfasilitasi peralatan usahanya, ketiga menyediakan modal usaha yang bekerja sama dengan Bank UMKM dan bunga hanya 1% dalam satu tahun, lalu membantu memasarkan produknya dan pendampingan dalam hal fasilitasi legalitas izin usahanya,” tuturnya saat Talkshow di Dinamika Madura Radio Karimata pada Selasa (16/11/2021) pagi.

Nantinya, Wamira Mart akan menjual 70 hingga 80 persen produk UMKM Pamekasan, sisanya dari pabrikan.

“Nanti Wamira Mart juga akan ada di Kecamatan Waru, Pakong, Palengaan, Proppo dan Gelora Pamelingan, serta ada both container atau Wamira Small Mart (Smart) yang sifatnya mobile, misalkan ada keramaian akan hadir Wamira Smart ini. Memang Wamira ini kami taruk di tempat yang strategis,” terangnya.

Akh. Fawaid, MM yang merupakan seorang Akademisi menyampaikan bahwa Wamira Mart hadir diwaktu yang tepat ketika UMKM sedang dihantam pandemi Covid-19.

Ia mengaku beberapa masalah UMKM yang ditemukan dilapangan yakni kurangnya pemahaman tentang pengembangan bisnis UMKM, perizinan dan modal. Dari problem tersebut lahirlah Wamira Mart yang dapat memberikan solusi bagi UMKM.

“Harapan kami Wamira Mart tidak hanya menjadi tempat pemasaran offline, tetapi juga menjadi laboratorium UMKM yang membantu pengembangan produk UMKM baik dalam hal promosi, branding produk termasuk digital marketing selain promosi konvensional,” pungkasnya.

Sementara, Ahmat Rofiqi Hs, salah satu anggota WUB Produsen Sepatu Batik mengungkapkan bahwa dirinya sangat terbantu dengan adanya program WUB dari Pemkab Pamekasan.

Terlebih saat ini permintaan akan produk sepatu batik miliknya semakin meningkat setelah dibantu promosinya oleh Bupati Pamekasan.

“Bupati pesan batik pertama kali dan memamerkan itu langsung viral, kemudian banyak pesanan. Kami kewalahan ketika sudah banyak pesanan konsumen karena mesin produksi masih manual,” ungkapnya.

Rofiqi mengatakan kendala yang dihadapi saat ini masih terkendala alat produksi yang manual. Sementara dengan mesin manual yang dimiliki ia mengaku hanya bisa memproduksi maksimal 10 sepatu batik per hari.

“Tapi kalau ada sepatu batik yang kombinasi hanya mampu memproduksi 5 sepatu per hari. Harganya dibandrol Rp. 80 ribu sampai Rp. 120 ribu,” ucapnya.

Ia berharap pemasarannya semakin meluas dan dapat banyak memproduksi tanpa terhalang merk dan legalisasi. (Fitri/Bam)

Live Streaming

MITRA USAHA

 

 

 

 

  

 

 

 

 

 

 

 

   

 

 

 

Search

Who's Online

We have 143 guests and no members online

Logo Mitra Kerja

  

 

Alamat

PT. RADIO SWARA KARIMATA

Jl.Raya Panglegur 123 Pamekasan
Tlp. 0324‐333555 / 333999
Fax. 0324‐331432