||||||||||||| | 16 OKTOBER : Hari Parlemen Indonesia & Hari Pangan Sedunia | 22 OKTOBER : Hari Santri Nasional24 OKTOBER : Hari Dokter Nasional & Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)27 OKTOBER : Hari Listrik Nasional 28 OKTOBER : Hari Sumpah Pemuda30 OKTOBER : Hari Keuangan |  ||||||||    

RADIO KARIMATA, PAMEKASAN – Oknum debt collector diduga menggunakan surat bodong saat melakukan penarikan mobil di Pamekasan. SH selaku pemilik mobil berharap debt collector segera menyerahkan mobilnya karena suratnya yang diberitahukan kepadanya ternyata surat penarikan untuk sepeda motor.

Menurut SH, dua hari lalu, mobil Xenia putih dengan nopol M 1392 VE yang dibawa Tohed salah satu temennya, harus dicegat dan diamankan debt collector. Tohed saat itu merasa tidak tau apa-apa, kemudian dicegat dan diminta kendaraannya agar diamankan di kantor OTO, karena ada tunggakan, sambil lalu diberikan surat penarikan itu. Tohed mengaku pasrah karena ada surat penarikan dari PT. OTO Finance, namun setelah di cek surat penarikan itu ternyata surat khusus penarikan kendaraan roda dua bukan mobil.

“ Temen saya itu kan tidak tau apa- apa, hanya kebetulan yang pegang mobil, sehingga saa ditanya debt collector , Tohed tidak bisa berbuat banyak,” Ungkap SH

Dirinya mengakui ada tiga kali tunggakan terhitung bulan Juli hingga September tidak terbayar, namun sebelum pelunasan atas tunggakan itu dibayar, mobil tersebut keburu diamankan oknum debt collector.

Sementara Pak Luky perwakilan OTO Cabang Pamekasan, saat dimintai komfirmasi terkait hal itu bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan terkait adanya dugaan penarikan unit kendaraan dengan surat bodong tersebut. “ Saya akan kroscek dulu sesuai dengan Nopol kendaraan itu, nanti dikomfirmasi lagi,” tutupnya. (Inest/Hil)

Live Streaming

MITRA USAHA

 

 

 

 

  

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Search

Who's Online

We have 18 guests and no members online