||||||||||||| | 10 NOVEMBER : Hari Pahlawan & Hari Ganefo | 11 NOVEMBER : Hari Bangunan Indonesia | 12 NOVEMBER : Hari Ayah Nasional & Hari Kesehatan Nasional | 14 NOVEMBER : Hari Brigade Mobil (BRIMOB) & Hari Diabetes Sedunia 21 NOVEMBER : Hari Pohon ||||||||||    

RADIO KARIMATA, PAMEKASAN – Kalah 3-1 terhadap Madura United pemain Persib Bandung kecewa terhadap kinerja wasit. Mulai dari keluar terlambat jelang babak kedua, hingga pulang terlambat saat laga usai.

“Kami tentu kecewa dengan kekalahan ini, namun biarkan publik sendiri yang menilai bagaimana laga ini berlangsung,” Sindir Djadjang N pelatih Persib saat Jumpa Pers usai laga berlangsung.

Hal yang sama disampaikan Atep Pemain Persib. Menurutnya dia dan rekan-rekannya sudah berbuat maksimal untuk Persib Bandung. “Kita agak terlambat keluar di babak kedua tadi harapannya juga wasit bisa introspeksi diri, namun kami sudah berbuat yang maksimal dengan hasil yang tentu kecewa, andai gol pertama diterima mungkin akan beda,” Pungkas Atep dihadapan wartawan.

Bahkan jelang akhir babak pertama sempat terjadi ketegangan di Bench Pemain, Umuh Muchtar Manager Persib serta sejumlah crew Persib sempat beradu mulut dengan Haruna Sumitro Manager Madura United.

“Saat Protes kepada wasit pihak Persib sempat memanggil nama Manager Madura United, buntut dari keputusan wasit yang dianggap merugikan mereka, sehingga karena dipanggil namanya maka pak Haruna mendatangi Bench Persib yang ditanggapi berbeda, namun berhasil ditenangkan,” Ujar Tabri Media Officer Madura United menjelaskan kepada wartawan.

Sementara para pendukung Persib tetap menanti para pemain keluar dari Stadion seperti yang disampaikan Annisa dan Kevin salah satu Supporter Viking Bogor Tepi Barat yang mengaku sangat kecewa, namun dirinya tetap akan mendukung Persib apapun hasilnya. “Kami jauh-jauh dari Jawa Barat, bukan hanya mendukung kemenangan tapi kalahpun tetap kami bela,” ujar mereka.

Hal senada disampaikan Fauzan ketua Viking Bogor Tepi Barat, “Ini soal kehormatan mas, menang kita sanjung kalah tetap kita dukung, apapun hasil dari pertandingan tadi, kami datang ke sini (Madura.red) bukan hanya alasan kemenangan tapi kecintaan terhadap Persib,” Pungkasnya.

Namun salah satu Komunitas Supporter Madura United, Taretan Dhibi’ merayakan kemenangan dengan tidak berlebihan. Meski menang namun salah satu Dirigen mereka harus dilarikan ke UGD Rumah Sakit Slamet Martodirjo Pamekasan karena pingsan saat babak kedua berlangsung.

“Sepertinya kelelahan Mas, si Dharma collapse terus pingsan sekarang rekan-rekan ke rumah sakit, semoga segera sehat,” Ujar Munadi yang bergegas menyusul rekannya ke RSU Pamekasan. (Hendra)

Live Streaming

MITRA USAHA

 

 

 

 

  

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Search

Who's Online

We have 41 guests and no members online