|||||||||||||  | 21 SEPTEMBER : Hari Perdamaian Dunia & Tahun Baru Islam 1439 H  | 24 SEPTEMBER : Hari Tani 26 SEPTEMBER : Hari Statistik | 27 SEPTEMBER : Hari Pos Telekomunikasi Telegraf (PTT) & Hari Pariwisata Sedunia  | 28 SEPTEMBER : Hari Kereta Api | 29 SEPTEMBER : Hari Sarjana Nasional | 30 SEPTEMBER : Hari Peringatan Gerakan 30 September 1965  ||||||||         {{{{{{{{{{{{     SIMAK INFO HAJI 2017 SETIAP HARI SENIN - SABTU SETIAP JAM 10.00 & 15.00 HANYA DI KARIMATA FM DINAMIKA MADURA      }}}}}}}}}}}}}

RADIO KARIMATA, PAMEKASAN - Aksi pengrusakan kendaraan milik supporter Tretan Dhibi’ yang dilakukan oleh oknum supporter Aremania yang terjadi setelah laga lanjutan antara Arema Cronus Vs Madura United Fc, Jum’at (02/09/16) lalu mendapatkan perhatian dari Wakapolres dan Supporter Arema.

AKBP Nowo Hadi Nugroho, Kapolres Pamekasan kepada Radio Karimata mengatakan, pagi tadi bertempat di Polres Pamekasan dilakukan pertemuan perwakilan Suporter dari Madura United yaitu Tretan Dhibi' dan Aremania terkait isu kesalahpahaman antar suporter pasca pertandingan Madura United dan Arema Cronus beberapa hari lalu.

Hasil dari pertemuan tersebut, perwakilan Supporter Arema sudah meminta maaf dan Tretan Dhibi' juga sudah menerima maaf dari Arema bahwa hanya ada kesalahpahaman saja. Ada bentuk kesepakatan yang sudah disetujui untuk penggantian kerusakan kendaraan suporter Taretan Dhibi' yang dirusak Aremania usai pulang pertandingan di Stadion Kanjuruhan Malang. Pertemuan ini dihadiri selain perwakilan Suporter Aremania juga Polres Malang yang mengawal ke Pamekasan.

“Semoga kedepan para supporter ini bisa menjadi supporter yang bisa memberikan sebuah hiburan kepada masyarakat dalam mendukung tim. Sehingga persahabatan antara masing - masing pendukung bisa saling terjaga”, ujarnya setelah pertemuan anatar kedua supporter di Polres Pamekasan.

Kapolres Pamekasan berharap dari masing - masing supoter baik dari Tretan Dhibik dan Aremania bisa saling memaafkan dan menjaga kondusifitas untuk mendukung dari tim masing - masing kedepan agar terus menjaga perdamaian di dunia sepak bola terutama di wilayah Jawa Timur.

Sementara, pergantian sudah dipenuhi oleh Wakapolres Malang, bahkan permintaan maaf sudah dipenuhi sehingga pertemuan tadi dilaksanakan dengan lancar dan memperoleh kesimpulan positif.

“Untuk seluruh supporter, pendukung Madura United adalah pendukung yang bermartabat, memiliki sopan santun, dan niat mendukung tim, bukan mencari permasalahan. Diharapkan untuk tetap tertib dan saling toleransi antar pendukung”, tutupnya saat dimintai konfirmasi oleh Radio Karimata. (Zela/Nst)

Live Streaming

Search

MITRA USAHA

 

 

 

 

  

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Who's Online

We have 61 guests and no members online