|| 5 Agustus : Hari Dharma Wanita Nasional  | 8 Agustus : Hari Ulang Tahun ASEAN | 10 Agustus : Hari Veteran Nasional & Hari Kebangkitan Teknologi Nasional | 12 Agustus : Hari Wanita TNI Angkatan Udara (Wara) | 13 Agustus : Hari Peringatan Pangkalan Brandan Lautan Api | 14 Agustus : Hari Pramuka | 17 Agustus : Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia | 18 Agustus : Hari Konstitusi Republik Indonesia (sejak tahun 1945) | 19 Agustus : Hari Departemen Luar Negeri Indonesia | 21 Agustus : Hari Maritim Nasional  |||||||||||||     

RADIO KARIMATA, SUMENEP - Saat ini Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur telah memasuki masa Adaptasi Kebiasaan Baru atau New Normal. Namun banyak masyarakat yang salah mengartikan bahwa pada masa New Normal ini kehidupan sudah mulai kembali normal seperti sedia kala, padahal sejatinya tidak demikian. Perlu ditekankan lagi, bahwasanya virus COVID-19 ini masih ada di sekitar kita sebelum vaksin dan obatnya ditemukan.

Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Sumenep terus melakukan patroli gabungan bersama TNI-Polri, Satpol PP, Dinas Kesehatan, BPBD, Dinas Perhubungan serta instansi terkait untuk memutus mata rantai penyebaran virus asal Wuhan China tersebut.

Fajar Santoso, Kabid Trantibum Linmas Satpol PP Sumenep mengatakan bahwa pihaknya rutin melakukan operasi gabungan ke tempat-tempat keramaian seperti di Taman Adipura, Taman Tajamara serta beberapa cafe di Sumenep serta terus melakukan himbauan kepada Masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan.

“Kami rutin melakukan operasi setiap malam Sabtu dan malam Minggu, bahkan masih banyak ditermukan warga yang masih bergerombol dan tidak menggunakan masker, maka dari itu warga yang tidak pakai masker kami bubarkan,” katanya saat on air di Dinamika Madura Radio Karimata, Minggu (02/08/2020) pagi.

Bahkan, tidak hanya warga Kabupaten Sumenep yang saja yang akan dilakukan pembubaran jika ditemukan beregerombol dan tidak menggunakan masker, pihaknya juga melakukan pemeriksaan suhu tubuh bagi warga luar kota yang datang ke Kabupaten Sumenep.

“Tadi malam saja ada rombongan dari Sidoarjo dan Probolinggo tapi alhamdulillah semua patuh protokol dan pakai masker,” tambahnya.

Menurutnya, bagi warga yang kedapatan tidak mematuhi protokol kesehatan seperti tidak menggunakan masker di tempat-tempat wisata dan tempat terbuka, diminta untuk meninggalkan tempat nongkrong tersebut. Sementara untuk Cafe dan resto pihaknya juga sudah melakukan pembukaan kembali dengan syarat harus tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Untuk Cafe dan resto sebelum dibuka pemilik harus mengajukan surat permohonan kepada tim Satgas untuk mendapat rokomendasi,” jelasnya.

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat khususnya Kabupaten Sumenep dan Madura pada umumnya untuk tetap mengikuti aturan yang sudah dianjurkan oleh pemerintah untuk sama-sama mencegah penularan virus Corona, sebab masih banyak ditemukan warga terutama muda mudi yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan.

“Masyarakat jangan meremehkan pandemi ini, sebab penularannya sangat cepat, penyakit ini tidak akan hilang kecuali masyarakatnya sendiri bisa patuh terhadap protokol kesehatan untuk memutus penyebarannya,” tutupnya. (Ziyad/Nda)

Live Streaming

MITRA USAHA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Search

Who's Online

We have 53 guests and no members online

Logo Mitra Kerja

  

 

Alamat

PT. RADIO SWARA KARIMATA

Jl.Raya Panglegur 123 Pamekasan
Tlp. 0324‐333555 / 333999
Fax. 0324‐331432