|| 1 Juli: Hari Bhayangkara & Hari Buah  | 5 Juli: Hari Bank Indonesia | 9 Juli: Hari Satelit Palapa | 12 Juli: Hari Koperasi | 22 Juli: Hari Kejaksaan | 23 Juli: Hari Anak Nasional | 23 Juli: Hari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) | 29 Juli: Hari Bhakti TNI Angkatan Udara | 31 Juli: Hari Lahir Korps Pelajar Islam Indonesia (PII) Wati ||||||||||||||     

RADIO KARIMATA, PAMEKASAN - Hingga awal tahun 2020 sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di jantung Kota Pamekasan, Madura masih menempati posisi awal mereka berdagang dan belum direlokasi. Sejatinya, mereka akan direlokasi ke Eks. RSUD Pamekasan di Jl. Kesehatan Pamekasan, Madura.

Amin Jabir, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pamekasan, kepada Radio Karimata mengatakan saat ini desain tahap 2 pembangunan lokasi relokasi yang berkonsep “Pujasera” tersebut sudah final. Bahkan pihaknya mengaku anggaran pekerjaan sudah disiapkan.

“Kemungkinan bulan Februari pelelangan kita mulai, dan setelah tahap ke 2 selesai. Baru kita akan lakukan relokasi PKL yang kami rencanakan bulan Agustus. Untuk penataannya bulan September,” ujarnya saat on air di Dinamika Madura Radio Karimata, Minggu (12/01/2020) pagi.

Tidak hanya itu, Bupati Pamekasan Badrut Tamam dikatakan juga menginginkan desai dengan adanya panggung live sederhana yang nantinya bisa digunakan oleh penggiat musik yang ingin menyalurkan hobinya saat berkunjung ke pujasera.

“Bupati juga ingin pada pujasera nanti konsepnya semakin hidup dengan adanya live musik dari masyarakat Pamekasan yang ingin berkontribusi,” katanya.

Pihaknya juga memastikan nantinya ada kerjasama dengan PKL dan Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) untuk menyiapkan Tempat Pembuangan Sampang (TPS) sehingga nantinya sampah yang dibuang oleh masyarakat yang berkunjung bisa langsung diproses.

“Konsepnya kita itu 0 sampah di Kegiatan. Nanti juga ada ruang resapan dan drainase yang baik, serta ada pohon teduh dan rindang yang akan ditanam di lokasi pujasera, sehingga pengunjung juga merasa nyaman,” tuturnya.

Sementara saat ditanya terkait dengan PKL yang berada di luar Area Monumen Arek Lancor, pihaknya mengaku belum menyiapkan relokasi PKL di luar area itu.

“PKL yang akan direlokasi ke Eks. RSUD Pamekasan ini hanya PKL yang ada di Monumen Arek Lancor saja, jadi yang ada di Jl. Jokotole, Jl. Bakalaikambang ataupun PKL yang baru akan berjualan tidak bisa menempati pujasera, karena sistemnya itu penataan,” jelas Amin.

Menurutnya, terdata ada 800 hingga 900 PKL yang tersebar di Kabupaten Pamekasan, sementara di tahun 2018 lalu DLH sudah melakukan pendataan PKL yang berjualan di jangtung Kota Pamekasan tersebut yang akan dilakukan penataan di lokasi baru.

Jika nanti ditemukan PKL yang kembali berjualan di area Monumen Arek Lancor setelah direlokasi, maka DLH yang akan melakukan penindakan secara langsung.

“Sudah ada perda Trantibum, kalau wilayah territorial DLH maka akan dilakukan tindakan secara langsung oleh kami. Tapi bisa juga penertiban dilakukan oleh Satpol PP meski wilayah itu merupakan wilayah DLH,” imbuhnya. (Inest/Hen)

Live Streaming

MITRA USAHA

 

 

 

 

Search

Who's Online

We have 51 guests and no members online

Logo Mitra Kerja

 

       

 

 

 

 

 

 

                                                                 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Alamat

PT. RADIO SWARA KARIMATA

Jl.Raya Panglegur 123 Pamekasan
Tlp. 0324‐333555 / 333999
Fax. 0324‐331432