|| 1 Juli: Hari Bhayangkara & Hari Buah  | 5 Juli: Hari Bank Indonesia | 9 Juli: Hari Satelit Palapa | 12 Juli: Hari Koperasi | 22 Juli: Hari Kejaksaan | 23 Juli: Hari Anak Nasional | 23 Juli: Hari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) | 29 Juli: Hari Bhakti TNI Angkatan Udara | 31 Juli: Hari Lahir Korps Pelajar Islam Indonesia (PII) Wati ||||||||||||||     

RADIO KARIMATA, PAMEKASAN  - Salah satu penyebab terbatasnya BBM solar di Madura khususnya di Pamekasan, mulai ada titik terang. Bahkan terbatasnya Solar tersebut juga menyebabkan antrean panjang sejak sepekan terakhir di sejumlah SPBU di Pamekasan, Madura, Selasa (12/11/2019) sore. Diduga kelangkaan karena penggunaan solar di Madura melebihi kuota dari Pertamina.

Rustam Aji Unit Manager Communication & Relation Dan CSR Maketing Operation Region V Pertamina Surabaya saat on air di Dinamika Madura Radio Karimata, Selasa petang mengatakan, salah satu penyebab minimnya stok solar karena tingginya konsumsi Solar di Madura.

“Jadi hal itu membuat penyaluran hingga awal November 2019, sudah melebihi kuota total tahun 2019. Kuota Solar total tahun 2019 untuk Madura, sekitar 98.600 kilo liter. Namun realisasi hingga awal November ini sudah melebihi sekitar 10% di atas kuota tersebut,” ujarnya saat on air.

Rustam menegaskan, bahwa Pertamina tetap berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dan kondisi stok Solar yang ada di Terminal BBM Pertamina Camplong di Madura dalam jumlah yang aman. Selanjutnya secara kontinyu akan terus disuplai melalui kapal.

Menurut Rustam, agar kelebihan kuota tidak semakin membesar, Pertamina melakukan pengendalian distribusi Solar. Pengendalian ini dengan memperhitungkan juga total kuota di Jawa Timur, dan wilayah MOR V lainnya.

Terkait adanya antrian di beberapa SPBU di Pamekasan, Pertamina akan kembali menambah penyaluran Solar sesuai kebutuhan mulai Rabu besok. Salah satu upaya pengendalian agar tidak melebihi kuota terlalu besar dengan membatasi jumlah distribusi perhari menjadi per tiga hari sekali.

“Kita akan pertimbangkan akan mengembalikan kembali pola distribusi tersebut yaitu 350 kiloliter per hari, sehingga masyarakat diharapkan tidak perlu panik, dan membeli BBM sesuai kebutuhan saja, semoga proses recovery bisa berjalan lancar,” pungkasnya.

Sementara antrian kendaraan untuk mengisi BBM jenis solar di SPBU di Pamekasan sempat menghambat arus lalulintas dijalur provinsi, bahkan terjadi kemacetan hingga radius tiga kilometer.

Petugas kepolisianpun turun tangan untuk mengurai kemacetan yang terjadi di SPBU di Jalan Raya Tlanakan Pamekasan.(Hendra/hil).

Live Streaming

MITRA USAHA

 

 

 

 

Search

Who's Online

We have 66 guests and no members online

Logo Mitra Kerja

 

       

 

 

 

 

 

 

                                                                 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Alamat

PT. RADIO SWARA KARIMATA

Jl.Raya Panglegur 123 Pamekasan
Tlp. 0324‐333555 / 333999
Fax. 0324‐331432