|| 1 Desember: Hari AIDS Sedunia | 4 Desember: Hari Artileri | 3 Desember: Hari Cacat | 9 Desember: Hari Armada, Hari Anti Korupsi | 10 Desember: Hari Hak Asasi Manusia | 12 Desember: Hari Transmigrasi | 13 Desember: Hari Nusantara | 15 Desember: Hari Infanteri | 19 Desember: Hari Bela Negara | 20 Desember: Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional | 22 Desember: Hari Ibu Nasional & Hari Sosial & Hari Korps Wanita Angkatan Darat (KOWAD)  | 25 Desember: Hari Natal ||||||     

RADIO KARIMATA, JAKARTA – Komite Disiplin PSSI Liga 1 2019 akhirnya benar-benar memberikan sanksi terhadap Madura United FC terkait kasus pembakaran flare serta nyanyian yang dianggap tidak pantas. Keputusan tersebut dikeluarkan pada 31 Juli 2019, kemarin.

Media Officer Madura United Tabri Syaifullah Munir saat dimintai konfirmasi membenarkan terkait surat keputusan tersebut, namun belum memberikan keterangan lebih lengkap terkait respon dari Manajemen.

"Sementara kami masih rapat untuk memastikan sikap terhadap keputusan Komisi Disiplin, apakah akan banding atau ada sikap lain akan kami sampaikan setelah rapat internal," Ujarnya, Kamis (01/08/2019) malam.

Mendengar kabar tersebut sejumlah pihak terlihat resah dengan keputusan tersebut. Para pecinta bola menyayangkan keputusan PSSI yang terkesan berat terutama dengan nilai uang yang ternyata tidak hanya Madura United tapi klub lain juga ada yang mendapat sanksi saat liga 1 2019 bergulir.

Ketua Komunitas Supporter Taretan Dhibi’ Sahudi saat dimintai tanggapan menolak intervensi persoalan tehnis terkait sanksi tersebut.

" Kami tidak ingin berkomentar panjang lebar soal sanksi itu, tapi yang jelas, kami sedih. Namun kami yakin, manajemen klub tidak akan tinggal diam, pasti ada upaya banding ke PSSI,” ungkapnya.

Masih menurut pemuda asal Proppo Pamekasan ini. Ia mengakui memang tidak mudah mengendalikan supporter saat laga berlangsung.

“ Kami akan fokus terhadap supporter kami sendiri, tentu anggota resmi kami yaitu trendi, jika ada yang melanggar akan kita tangkap oknum Trendi (Taretan Dhibi’). Nah tapi jika ada penonton biasa,  alias ngaku-ngaku supporter trendi, kami kerjasama dengan steward dan diserahkan kepada petugas keamanan, No komen soal yang lain," ujar Sahudi Ketua Trendi

Sementara Haruna Soemitro Manajer Madura United FC kepada wartawan menegaskan tetap akan melakukan banding, dan nota banding segera akan dikirim.

"Pasti kami akan lakukan banding terhadap sanksi dari Komdis. Dari sanksi ini satu hal yang patut dijadikan pelajaran oleh suporter, bahwa segala perbuatan yang merugikan akibatnya klub yang harus kena imbas langsung. Nota banding akan segera disampaikan dengan mempelajari materi keputusan dari Komdis," tegas Haruna.

Berbeda dengan Manajer Klub, Presiden Madura United Achsanul Qosasi menyikapi dingin dan terbersit kecewa atas sanksi tersebut. Ditanya respon dan langkah yang akan diambil hanya menjawab singkat, capek menggunakan bahasa Madura.

“Lessoh,” Ujarnya singkat.

Seperti diberitakan, hasil sidang Komite Disiplin PSSI, Rabu, 31 Juli 2019 yang dihadiri, Asep Edwin Firdaus selaku ketua, Umar Husein sebagai Wakil Ketua dan Eko Hendra sebagai anggota memutuskan sanksi terhadap Madura United antara lain berdasar Kode Disiplin pasal 60,

1. Madura United FC

- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019

- Pertandingan: Madura United FC vs Arema FC

- Tanggal kejadian: 20 Juli 2019

- Jenis pelanggaran: Suporter menyalakan flare

- Hukuman: Denda Rp. 100.000.000

 2. Madura United FC

- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019

- Pertandingan: Madura United FC vs Arema FC

- Tanggal kejadian: 20 Juli 2019

- Jenis pelanggaran: Suporter bernyanyi dengan kalimat tidak patut

- Hukuman: Percobaan larangan bertanding tanpa penonton pada saat menjadi tuan rumah selama dua (dua) bulan sampai akhir musim kompetisi tahun 2019.

 

Surat keputusan tersebut dikeluarkan 31 Juli 2019 yang ditandatangani oleh ketua Komdis PSSI, Asep Edwin Firdaus. (Hendra/Zyd)

Live Streaming

MITRA USAHA

 

 

   

 

 

 

 

Search

Who's Online

We have 54 guests and no members online

Logo Mitra Kerja

     

    

 

                                                        

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Alamat

PT. RADIO SWARA KARIMATA

Jl.Raya Panglegur 123 Pamekasan
Tlp. 0324‐333555 / 333999
Fax. 0324‐331432