|| 17 MEI : Hari Buku Nasional | 19 MEI : Hari Korps Cacat Veteran Indonesia | 20 MEI : Hari Kebangkitan Nasional & Hari Bakti Dokter Indonesia | 21 MEI : Hari Peringatan Reformasi | 23 MEI : Hari Penyu Sedunia | 29 MEI : Hari Keluarga | 30 MEI : Hari Memberi | 31 MEI : Hari Tanpa Tembakau Sedunia |||     

RADIO KARIMATA, PAMEKASAN - Momentum bagi warga Madura untuk menyaksikan laga perempat final liga Piala Indonesia yang mempertemukan Madura United dengan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Madura Ratu Pamellingan Pamekasan, harus rela menunggu agak lama, pasalnya laga tersebut harus tertunda karena belum mendapatkan ijin kemanan pertandingan yang berbarengan dengan pengamanan tahapan pemilu 2019.

Moh. Alwi Panitia Pelaksana Pertandingan Madura United FC saat dimintai konfirmasi membenarkan adanya penundaan itu, sesuai surat dari kepolisian bahwa ijin menggelar keramaian dan permintaan pengamanan pertandingan itu belum bisa dilakukan karena 24 April hingga 4 Mei 2019, masih melakukan pengamanan penghitungan tingkat KPU kabupaten.

” Ya betul ada penundaan, bukan soal apa, tetapi karena tim keamanan konsentrasi pada tahapan pemilu, kami akan teruskan ke menejemen dan PSSI.” ungkap Alwi.

Tetapi di sarankan agar pertandingan leg 2 Piala Indonesia antara Madura United FC vs Persebaya itu digelar pada saat selesai pengamanan penghitungan tingkat KPU.

Sementara Haruna Soemitro Menejer Madura United menanggapi sedikit kecewa atas penundaan pertandingan tersebut, sesuai jadwal perempat final Piala Indonesia 2019. Madura United dijadwalkan bersua dengan Persebaya dalam laga bertajuk Derbi Suramadu pada 25 dan 30 April 2019.

"Perijinan dari pihak pengamanan untuk pertandingan Madura United melawan Persebaya yang dijadwalkan pada 30 April, tidak dikeluarkan dengan berbagai alasan yang kami sangat memahaminya. Kami sudah sampaikan kondisi ini ke PSSI dan kami berharap proses penjadwalan ulang akomodatif dalam artian tidak memberatkan klub dalam menghadapi Ramadhan dan kompetisi Liga 1," kata manajer Madura United, Haruna Soemitro.

Kalau sudah tim pengamanan belum siap, publik pecinta bola juga harus menghargai keputusan demi kemanan bersama dan sepak bola sejatinya bukan dijadikan pemicu pemecah belah, tetapi justru bisa dijadikan perekat dan alat untuk mempersatukan bangsa.  

" Meskipun sebetulnya semua pihak harus menempatkan sepakbola sebagai alat pemersatu bangsa di tengah panasnya situasi akibat polarisasi election, bisa menempatkan tontonan sepakbola yang dapat merekatkan kembali persatuan nasional,".(Inest/hil)

 

Live Streaming

MITRA USAHA

 

 

   

 

 

 

 

Search

Who's Online

We have 61 guests and one member online

Logo Mitra Kerja

     

    

 

                                                        

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Alamat

PT. RADIO SWARA KARIMATA

Jl.Raya Panglegur 123 Pamekasan
Tlp. 0324‐333555 / 333999
Fax. 0324‐331432