||||||||| 1 DESEMBER : Hari AIDS Sedunia | 4 DESEMBER : Hari Artileri | 3 DESEMBER : Hari Cacat | 9 DESEMBER : Hari Armada, Hari Anti Korupsi | 10 DESEMBER : Hari Hak Asasi Manusia | 12 DESEMBER : Hari Transmigrasi | 13 DESEMBER : Hari Nusantara | 15 DESEMBER : Hari Infanteri | 19 DESEMBER : Hari Bela Negara | 20 DESEMBER : Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional | 22 DESEMBER : Hari Ibu Nasional & Hari Sosial & Hari Korps Wanita Angkatan Darat (KOWAD) | 25 DESEMBER : Hari Natal |||||||||     

RADIO KARIMATA,  PAMEKASAN - Menjalani pekan ketiga Liga 1 2018, Madura United sukses menghajar tamunya, Sriwijaya FC di Stadion Gelora Ratu Pamekasan, Madura, Jawa Timur, dengan skor telak 3-0, Sabtu (7/4/2018) sore.

Tiga gol kemenangan Laskar Sape Kerrab dikemas Fabiano Beltrame, Zah Rahan, dan Bayu Gatra. Dengan hasil ini, Madura United meraih tiga poin. Kini, poin di klasemen sementara mengumpulkan 6 angka dan bertengger di posisi kedua  Gojek Liga 1.

Madura United mendapat peluang emas pada menit 3 melalui tendangan pinalti, tendangan dua belas pas tersebut didapat tuan rumah setelah pemain Sriwijaya FC handball di dalam kotak terlarang. Tapi sayang, hasil tendangannya gagal berbuah gol. Zah Rahan yang menjadi eksekutor, tendangan tersebut ditangkap dengan mudah oleh kiper, Teja Paku Alam.

Gagal mencetak gol cepat, Madura United terus meningkatkan serangan dari berbagai sisi. Namun serangan yang dibangun selalu bisa dimentahkan tim lawan. Bahkan pada menit 17, Sriwijaya FC memberikan kejutan dengan melakukan tendangan on target dari dalam kotak pinalti, tapi hasil tendangannya berhasil didekap oleh kiper, Satria Tama Hardianto.

45 menit babak pertama, kedua tim sama-sama jual beli serangan, beberapa kali peluang emas diperagakan oleh kedua tim. Tapi lagi-lagi gagal berbuah gol, hingga turun minum pun, skor tetap 0-0 untuk kedua tim.

Babak kedua dimulai, Madura United langsung mengganti Nuriddin Davronov dengan memasukkan OK John. Hal itu untuk memberikan variasi serangan skuat Laskar Sape Kerrab, hasilnya pun membuat serangan tuan rumah lebih tajam.

Tinggal 10 menit akhir berjalannya pertandingan, Madura United tak kunjung bisa memecahkan kebuntuan meskipun serangan yang dibangun beberapa kali membahayakan gawang Sriwijaya FC. Sehingga Pelatih Madura United, Milomir Seslija langsung berinisiatif mengeluarkan Alberto Antonio digantikan Bayu Gatra Sanggiawan pada menit 80.

Madura United mendapat peluang melalui service tendangan bebas pada menit 83 setelah Zah Rahan Krangar dilanggar oleh pemain Sriwijaya FC, Mahamadou Ndiaye. Bahkan pelanggaran ini menjadi penyebab wasit mengeluarkan kartu kuning kedua untuk pemain tersebut, sehingga harus keluar lapangan.

Kekurangan jumlah pemain ini dimanfaatkan oleh Madura United, tendangan bebas yang dieksekusi oleh Greg Nwokolo langsung disundul oleh Fabiano de Rosa Beltrame yang menggoyak gawang Laskar Wong Kito yang mengubah kedudukan menjadi 1-0.

Berselang dua menit kemudian, Madura United menggandakan keunggulan melalui gol Bayu Gatra kemudia terakhir Zah Rahan Krangar setelah mendapat  90+2. Gol ini sekaligus menjadi penutup kemenangan tuan rumah, sekaligus membayar kegagalan tendang pinalti yang gagal di babakpertama.

Milomir Sislija, Pelatih Madura United usai pertandingan bilang, anak asuhnya mampu memanfaatkan 10 pemain Sriwijaya FC.  "Karena gol tercipta pasca Sriwijaya mendapat hukuman kartu merah, " jelasnya. (Tanziel/hen) 

Live Streaming

MITRA USAHA

 

 

 

 

 

 

 

  

 

 

 

 

 

 

 

 

Search

Who's Online

We have 86 guests and no members online

Logo Mitra Kerja

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Alamat

PT. RADIO SWARA KARIMATA

Jl.Raya Panglegur 123 Pamekasan
Tlp. 0324‐333555 / 333999
Fax. 0324‐331432