||||||||||||| 21 NOVEMBER : Hari Pohon | 22 NOVEMBER : Hari Perhubungan Darat | 25 NOVEMBER : Hari Guru | 28 NOVEMBER : Hari Menanam Pohon Indonesia | 29 NOVEMBER : Hari Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ||||||||||    

RADIO KARIMATA, PAMEKASAN – Puluhan sekolah yang memiliki Unit Palang Merah Remaja (PMR) se Kabupaten Pamekasan mengikuti kegiatan Perkemahan Madya dan Wira se Pamekasan di Bumi Perkemahan Kongsi Nyalabu Daya Kabupaten Pamekasan, Sabtu (04/11/2017) Siang.

“Kegiatan ini akan digelar selama dua hari yaitu tanggal 4 sampai 5 November 2017, yang dengan berbagai kegiatan khusus dan umum,” Ujar Maulidi Ketua Panitia Perkemahan PMR Se Pamekasan saat On Air di Dinamika Madura Radio Karimata, Sabtu siang.

Kegiatan tersebut sedikitnya diikuti 80 Unit dari PMR Madya atau SMP dan Wira atau Tungkat SMA se Kabupaten Pamekasan. “ Setiap Kontingen rata-rata dari sekolah yang memiliki Unit PMR atau yang tidak memiliki PMR juga ikut minimal setiap unit terdiri 10 orang,” Tururnya.

Acara tersebut dibuka oleh Sekretaris PMI Pamekasan Drs. Muryanto serta dihadiri wakil ketua dan Ketua Bidang PMI. Nampak hadir juga tim Unit Transfusi Daerah (UTD) PMI Pamekasan dan perangkat desa Nyalabu Daja Pamekasan.

“Selain menjadi ajang menimba ilmu tentang kepalangmerahan acara perkemahan bersama ini juga menjadi seleksi calon peserta Jumbara tahun depan, sekaligus mempraktekkan ilmu yang dimiliki oleh sekitar 200 lebih anggota PMR,” Kata Muryanto Sekretaris PMI Pamekasan.

Selain jajaran PMI, hadir juga Perangkat Desa Nyalabu Daya beserta 25 perwakilan warga penerima manfaat saat bakti sosial. “Pemberian santunan sembako ini hanya sebagai bentuk kepedulian peserta kemah kepada sebagian warga sekitar yang kurang mampu, selaras dengan tema Perkemahan yaitu Melangkah Bersama  Dalam Satu Tujuan Menyamakan Persepsi Pendidikan Kepalangmerahan,” Pungkas Muryanto.

Perkemahan itu juga akan digelar berbagai pentas seni, kegiatan social serta donor darah bagi masyarakat atau pendonor pemula atau lama untuk hadir di lokasi perkemahan tersebut.

“Biasa saat mau ditusuk jarum agak dredeg mas tapi setelah donor badan jadi enteng dan kita bisa tahu golongan dan kesehatan darah kita,” Kata Swari sambil tersenyum salah satu panitia dari KSR yang mendonorkan darah.

Kegiatan tersebut akan digelar setiap tahun tentang kepalangmerahan sekaligus mengevaluasi menjelang Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) yang akan digelar se Kabupaten sekaligus di Tingkat Propinsi Jawa Timur mendatang. Selain kepalangmerahan, materi simulasi penanganan bencana atau kesiapsiagaan menghadapi bencana atau Ayo Siaga Bencana (ASB). (Hendra/Nst)

Live Streaming

MITRA USAHA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Search

Who's Online

We have 33 guests and no members online